Resep Empek-Empek Palembang Keto

Resep Empek-Empek Palembang Keto - Dari dulu empek-empek sudah merupakan makan favorit keluarga kami. Kadang kalau lagi rajin tiap minggu saya stock banyak dan dimasukkan ke freezer. Suatu saat ikan Tenggiri malah saya coba campur dengan ikan Kacang-Kacang. Mungkin karena ikannya tidak segar membuat empek-empek buatan saya berbau amis. Habis itu anak-anak terutama papanya jadi trauma dan akhirnya saya lama berhenti bikin empek-empek 😀

Semenjak diet Keto, saya pengen banget makan empek-empek Palembang Keto, jadi saya browsing resepnya di group dan saya modifikasi sesuai selera. Jujur agak susah karena adonan jadi agak lembek dan susah dibentuk karena kurang tepung. Hasilnya bentuk empek-empeknya kurang bagus, tapi rasanya top markotop sampai anak saya minta tambah terus ^^

Karena memakai sedikit tepung, tentu saja empek-empeknya berasa banget ikannya dan gurihnya mantap. Jaman dulu 1kg ikan Tenggiri bisa jadi 2 kotak besar, sekarang cuma jadi beberapa biji sehingga makannya penuh penghayatan dan rasa haru, hihihi…


Resep Empek-Empek Palembang Keto




Bahan Empek-Empek Palembang Keto

  • 1 kg ikan tenggiri
  • Garam secukupnya
  • 1 buah telur ayam
  • 1-2 pack agar-agar putih
  • 5 sdm atau lebih tepung Keto


Bahan Cuko Empek-Empek Palembang Keto

  • 10 buah cabe rawit hijau
  • 6 siung bawang putih
  • Asam Jawa secukupnya
  • 3 sachet Diabetasol atau sesuai selera
  • Ebi kering secukupnya
  • 2 sdm kecap manis Tropicana Slim untuk pewarna
  • Garam secukupnya


Cara membuat Empek-Empek Palembang Keto
1. Kerok daging ikan, pisahkan dengan kulitnya
2. Blender daging ikan dan kulit dengan sedikit air es dan garam secara terpisah
3. Setelah halus, campur dengan telur, agar-agar dan tepung Keto dan uleni sampai kalis
4. Lakukan hal yang sama dengan kulit ikan
5. Bentuk adonan dan masukkan ke air mendidih
6. Bila sudah mengambang, angkat dan tiriskan

Cara membuat kuah Cuko Empek-Empek Palembang Keto
1. Blender ebi dengan blender kering sampai halus, sisihkan
2. Haluskan bawang putih dan cabe rawit hijau
3. Rebus bawang putih & cabe rawit halus, asam jawa sampai mendidih, tambahkan Diabetasol, garam, Kecap Tropicana Slim dan terakhir Ebi
4. Masak sampai matang dan saring

Terakhir potong-potong empek-empek Palembang Keto dan sajikan dengan kuah Cuko. Dijamin bikin anda merem melek ^^


(Ketofastosis Indonesia)

Resep Siomay Keto

Resep Siomay Keto - Resep Siomay Keto ini tidak menggunakan tepung sama sekali alias low carb sehingga keto friendly. Pengganti tepung adalah agar-agar putih dan sebutir telur. Resepnya saya modifikasi dari resep ibu Shanti Astarini Bachmid dengan takaran kira-kira sendiri dan kulitnya saya ganti dengan kulit tahu. Rasanya ternyata enak sekali, gurih & wangi berkat bumbu ngohiong. Agar-agarnya pun tidak terasa walaupun memakai agar-agar biasa merk Swallow. Ternyata memang benar rahasianya terletak pada agar-agar yang dimasak sebentar terlebih dahulu sebelum dicampurkan ke adonan siomay. Biasanya saya menggunakan agar-agar Swallow ini langsung saya tuang ke adonan, akibatnya rasa agar-agar masih ada.

Resep Siomay Keto

Resep Siomay Keto
Resep Siomay Keto


Ngohiong atau dikenal dengan nama “Five Spice Powder” adalah bumbu khas masakan Cina. Bumbu ini merupakan perpaduan dari 5 jenis bumbu yaitu adas, kayu manis, merica, cengkeh dan pekak. Kelima bumbu ini ditumbuk menjadi satu sehingga menciptakan wangi dan rasa yang sangat khas. Warnanya cokelat kemerahan, bisa dibeli di supermarket (biasanya merk Koepoe-Koepoe) atau di pasar tradisional yang dikemas manual.

Resep Siomay Keto

Bahan Siomay Keto:


  • 1/2 kg daging ayam giling atau cincang
  • 1/2kg udang, cincang kasar
  • 1/2 bagian wortel, parut halus
  • 2 bungkus kulit tahu, potong kecil
  • 1sdm butter


Bumbu siomay Keto


  • 4 siung bawang putih, keprek dan cincang halus
  • 1 buah bawang bombay, cincang halus
  • 4 batang daun bawang, iris halus
  • 1 sdt merica
  • 1 sdm bumbu ngohiong
  • 1 sdm minyak wijen
  • 1 sachet diabetasol
  • 1/2 sdm garam
  • 1 bungkus agar-agar
  • 1/2 gelas air kaldu


Cara Membuat Siomay Keto

  1. Tumis bawang putih dan bawang bombay dengan butter, sisihkan. Lalu aduk dengan adonan daging ayam dan udang.
  2. Bumbui adonan daging dengan merica, garam, bumbu ngohiong, minyak wijen dan irisan daun bawang, aduk rata, sisihkan.
  3. Campur air kaldu dan agar-agar, aduk sampai mendidih. Biarkan agak dingin, lalu masukkan ke adonan daging.
  4. Tambahkan telur ke adonan, aduk rata.
  5. Ambil 1 lembar kulit tahu yang sudah dipotong kecil, letakkan di atasnya 1 sdm adonan, rapikan dan masukkan ke cetakan kue talam. Hiasi dengan sedikit parutan wortel. Lakukan seterusnya sampai adonan habis.
  6. Kukus siomay selama 30 menit, angkat.


Bahan sambal Siomay Keto:


  • 3 buah cabai besar
  • 10 buah cabai rawit merah atau sesuai selera
  • 2 siung bawang putih, cincang
  • 4 sdm apple cider vinegar
  • 2 sachet diabetasol
  • Garam secukupnya
  • Minyak untuk menumis


Cara membuat sambal cuka :


  1. Rebus cabai besar dan cabai rawit ke dalam air mendidih (bisa ganti dengan air kaldu agar lebih sedap). Angkat cabai rebus. Jangan buang air rebusannya.
  2. Tumis bawang putih dengan sedikit minyak, sisihkan.
  3. Blender cabai rebus dengan tumisan bawang, setelah halus, masukkan air rebusan cabai sebelumnya.
  4. Tambahkan cuka apple, diabetasol dan garam.
  5. Masak sambal cuka sampai agak kental, angkat.
  6. Siomay ayam udang dimsum ini sangat nikmat dihidangkan panas-panas dengan cocolan sambal cuka. Bila masih dalam fase induksi, kulit tahu bisa diganti dengan serutan Konyaku atau tidak perlu pakai kulit. Jika tidak pakai kulit, cetakan kue talam sebaiknya diolesi minyak goreng agar tidak lengket.



(Ketofastosis Indonesia)

Resep Bakwan Keto

Resep Bakwan Keto - Ketagihan lezatnya bakwan Keto buatan ibu Risanti sewaktu bertandang ke rumahnya, membuat saya langsung ingin bisa memasak sendiri. Dengan sedikit petunjuk dari beliau, saya mulai bereksperimen dengan bermain komposisi tepung keto dan tepung almond.

Percobaan pertama gagal karena setelah digoreng ternyata bakwannya tidak mau menyatu alias terpisah. Akhirnya saya tambah lagi beberapa sendok tepung keto dan hasilnya menggembirakan, setelah digoreng bentuk dan teksturnya persis bakwan biasa. Rasanya pun lezat dan sangat empuk. Gurihnya berasal dari udang yang sengaja saya cincang kasar dan tidak terlalu hancur. Jika terlalu hancur, menurut saya gurihnya jadi tidak terlalu terasa. Anak-anakpun suka sekali dengan bakwan sayur ini, katanya enak.

Resep Bakwan Keto
Resep Bakwan Keto


Resep Resep Bakwan Keto 

Bahan Resep Bakwan Keto 

  • 250g udang kupas, cincang
  • 1 buah wortel, parut kasar
  • 1 genggam toge
  • 1 buah bawang daun, iris halus
  • 2 sdm tepung almond
  • 6 sdm tepung keto
  • 2 butir telur


Bumbu Resep Bakwan Keto 

  • 3 siung bawang putih, haluskan
  • Merica bubuk secukupnya
  • Garam Himalaya secukupnya


Cara membuat Resep Bakwan Keto

  1. Campur tepung keto dan tepung almond dengan bumbu, larutkan dengan sedikit air.
  2. Masukkan telur ke adonan tepung, aduk sampai rata.
  3. Masukkan udang cincang, wortel parut, toge dan irisan daun bawang aduk sampai rata.
  4. Panaskan minyak goreng agak banyak, cetak adonan bakwan dengan sendok makan, goreng sampai kecoklatan.


Mudah bukan cara membuat bakwan udang sederhana keto? Selamat mencoba

(Ketofastosis Indonesia)

Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut

Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut  - Bila donat karbo sangat mengembang sehingga agak susah dibentuk, lain halnya dengan donat keto yang sangat mudah dibentuk karena adonannya tidak sampai semengembang donat karbo. Sayangnya donat keto masih belum bisa terbentuk white ring sedikitpun. Tapi tekstur dalamnya sudah lumayan empuk dan lembut seperti donat pada umumnya.

Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut
Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut 

Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut 

Resep donat keto ini saya modifikasi dari resep di group KF dan berdasarkan step-step donat karbo yang ada di facebook.


Bahan Donat Keto Empuk
  • 100 g tepung keto
  • 1 sdt ragi instant (saya pakai merk Fermipan)
  • 100 ml air hangat
  • 1 butir kuning telur
  • 20g butter suhu ruang (jangan diencerkan)
  • 4 sachet diabetasol atau sesuai selera
  • 1/8 sdt garam himalaya
  • 2g bread improver (saya pakai merk Bakerine Plus)

Bahan Topping Donat Keto Empuk


  • Olesan cream (cream cheese + butter + diabetasol + sedikit vanilla extract)
  • Almond slice sangrai
  • Almond cincang sangrai
  • Keju parut
  • Dark chocolate (saya pakai Dark chocolate Lindt 85%)

Cara membuat Donat Keto Empuk


  1. Larutkan diabetasol dengan air hangat di dalam gelas.
  2. Tuang ragi ke atas air, tutupi gelas dan diamkan sebentar sampai keluar buih-buih yang menandakan ragi masih aktif.
  3. Campur tepung keto, bread improver, kuning telur dan tuang larutan ragi sedikit-demi sedikit sambil diaduk menggunakan sendok garpu/whisker sampai menggumpal.
  4. Uleni adonan beberapa saat kemudian masukkan butter dan garam, uleni kembali sampai kalis.
  5. Diamkan adonan sekitar 1 jam atau sampai adonan mengembang 2x lipat.
  6. Kempiskan adonan dengan ibu jari, pipihkan dan lipat.
  7. Gilas adonan dengan ketebalan sekitar 1 cm.
  8. Masukkan cetakan donat ke dalam tepung keto kemudian cetak adonan dengan cara menekan sampai putus.
  9. Diamkan donat yang sudah dicetak sekitar 25 menit.
  10. Goreng kedua sisi donat sampai berwarna kecoklatan, angkat dan tiriskan.


Hasil resep donat keto ini lumayan enak, tidak berasa tepung ketonya, teksturnya  juga empuk dan lembut. Untuk toppingnya, saya menggunakan cream cheese yang dihaluskan dengan butter dan diabetasol, kemudian saya taburi almond slice dan ada juga bisa menggunakan almond cincang. Untuk topping coklat, saya menggunakan dark chocolate Lindt 85% yang dilelehkan terlebih dahulu. Anda juga dapat menggunakan taburan keju di atas cream cheese. Selamat berkreasi.

(Ketofastosis Indonesia)

Menu Diet Keto : Nasi Goreng Udang Istimewa

Menu Diet Keto : Nasi Goreng Udang Istimewa - Bagi yang rindu akan nasi goreng, mungkin menu ini bisa menjadi alternatif pilihan. Disamping bahan-bahannya yang mudah didapat, cara membuatnya pun sangat mudah dan rasanya juga tidak kalah. Lumayan bisa mengobati kerinduan terhadap nasi goreng.

Menu Diet Keto : Nasi Goreng Udang Istimewa

Menu Diet Keto : Nasi Goreng Udang Istimewa
Menu Diet Keto : Nasi Goreng Udang Istimewa


Kehadiran nasi yang tinggi karbohidrat dalam diet Ketogenic bisa digantikan dengan kembang kol yang dicacah halus. Untuk mencacahnya disini saya menggunakan food processor agar mempercepat prosesnya. Kembang kol dicacah dalam keadaan mentah tidak perlu direbus, kemudian siap untuk diolah. Pilihlah kembang kol yang masih segar, ditandai dengan permukaannya yang putih bersih.


Cara Membuat Menu Diet Keto Nasi Goreng Udang Istimewa

Bahan-bahan Nasi Goreng Udang Istimewa


  • 1 bonggol kembang kol
  • 50g udang kupas
  • 5 butir bakso keto polos
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • 1 buah bawang daun, potong-potong
  • 2 sdm minyak goreng atau butter


Bumbu Nasi Goreng Udang Istimewa


  • 2 siung bawan putih, memarkan dan cincang halus
  • 3 siung bawang merah, memarkan dan cincang halus
  • 1 sdt kecap ikan
  • 3 sdm kecap manis Tropikana Slim
  • 2 buah cabe besar atau cabe rawit merah, iris tipis
  • ½ sdt merica halus
  • Garam secukupnya


Cara membuat Nasi Goreng Udang Istimewa


  1. Pisahkan kembang kol dari bongkolnya, cuci bersih, masukkan ke food processor atau blender sampai halus.
  2. Goreng telur dan buat orak arik, sisihkan.
  3. Tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum.
  4. Masukkan udang & bakso keto, tumis sampai berubah warna.
  5. Masukkan kembang kol yang sudah dicacah, masak sebentar.
  6. Bumbui dengan kecap ikan, kecap manis tropikana slim, merica, garam irisan daun bawang dan irisan cabe.
  7. Masak sampai matang, sajikan.


Nasi Goreng Udang Istimewa ini bisa anda tambahkan cumi atau irisan daging ayam. Minyak goreng juga bisa digantikan dengan butter untuk memperbanyak unsur lemaknya. Kembang kol juga bisa digantikan dengan mie shirataki yang dicacah. Selamat menikmati



(Ketofastosis Indonesia)

Manfaat Diet Keto untuk Diabetes

Manfaat Diet Keto untuk Diabetes - Diet ketogenik (diet keto) disebut-sebut dapat membantu orang yang ingin menurunkan berat badannya dengan cepat dan bisa menurunkan kadar gula darah. Oleh karena itu, banyak yang beranggapan bahwa diet keto untuk diabetes sangat cocok. Tapi apakah diet ketogenikbenar aman untuk dilakukan pengidap diabetes?

Manfaat diet keto untuk diabetes

Manfaat Diet Keto untuk Diabetes

Diet ketogenik merupakan diet yang memiliki prinsip mengonsumsi lemak yang tinggi dan karbohidrat dalam jumlah yang sangat rendah. Karbohidrat yang diperbolehkan dalam diet ini kurang dari 30 gram per hari, sedangkan sisa kebutuhan karbohidrat digantikan dengan asupan lemak. Diet keto saat ini dipercaya dapat menjadi salah satu diet yang ampuh untuk membuat berat badan turun dengan cepat. Meski pada awalnya, diet ketogenik diterapkan sebagai salah satu perawatan dalam penanganan penyakit epilepsi.

Karena dapat menurunkan berat badan dengan cepat dan memiliki prinsip dasar rendah karbohidrat, diet ketogenik ini dianggap cocok bagi para penderita diabetes. Orang yang mengalami diabetes – entah itu diabetes tipe satu atau diabetes tipe dua – tidak memiliki kemampuan atau mengalami gangguan dalam mengolah gula di dalam tubuhnya, sehingga kadar gula darahnya akan selalu tinggi.

Dengan mengonsumsi karbohidrat yang sangat rendah dan mengandalkan sumber energi dari lemak, banyak yang menganggap bahwa diet ini dapat mengendalikan kadar gula darah penderita diabetes serta membuat mereka mengalami penurunan berat badan.

Resiko diet keto untuk diabetes

Sampai saat ini diet keto masih menjadi perdebatan, sebab beberapa penelitian menyatakan bahwa diet ini baik untuk dijalani, namun sebagian lainnya menemukan jika banyak efek samping yang timbul.

Sebenarnya, diet keto untuk diabetes ini cukup berisiko jika dilakukan tanpa pantauan ahli gizi. Diet ketogenik memaksa tubuh untuk dengan cepat menggantikan sumber energi yang harusnya didapatkan dari karbohidrat menjadi lemak.

Memang, cadangan lemak akan berkurang dan kemudian berat badan juga akan menurun. Namun di balik proses berubahnya lemak menjadi energi, tubuh menghasilkan zat lain yang disebut dengan keton. Keton merupakan asam yang dihasilkan jika energi tak berasal dari gula (karbohidrat). Terlalu banyak zat keton di dalam tubuh justru akan menimbulkan gangguan fungsi tubuh lainnya.

Efek samping jangka pendek yang mungkin terjadi pada penderita diabetes jika menerapkan diet ketogenik yaitu:


  • Sakit kepala
  • Sering buang air kecil
  • Mengalami sembelit, sebab dengan mengurangi karbohidrat Anda jadi cenderung mengurangi asupan sayur dan buah.
  • Merasa sering kelelahan.
  • Mengalami gangguan fungsi saraf, seperti mudah lupa.
  • Sedangkan dampak jangka panjang yang dapat dialami para penderita diabetes adalah gangguan fungsi ginjal, meningkatkan risiko patah tulang, serta berisiko mengalami diabetes ketogenik.



Lalu, Diet yang seperti apa yang baik untuk Diabetesi?

Meskipun memiliki gangguan dalam mengolah gula di dalam tubuh, para penderita diabetes tetap memerlukan karbohidrat sebagai sumber utama energinya. Jumlah karbohidrat minimal yang harus dipenuhi para penderita diabetes dalam sehari yaitu sekitar 50% dari kebutuhan kalori total. Atau sekitar 130 gram karbohidrat minimal yang harus ada setiap harinya.

Namun, hati-hati dengan pemilihan jenis karbohidratnya. Para penderita diabetes tidak boleh lagi mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti gula, madu, susu kental manis, atau makanan yang memiliki rasa manis dari gula. Sebaliknya, mereka harus memenuhi ebutuhan karbohidrat kompleks yang didapat dari nasi, ubi, mie, bihun. Tapi, inipun tidak boleh sembarangan. Pilihlah makanan pokok sumber karbohidrat kompleks yang mengandung banyak serat seperti gandum utuh atau nasi merah. Jenis makanan ini cenderung memiliki indeks glikemik rendah yang cenderung aman bagi kadar gula darah si penderita diabetes.

Jadi pada intinya, bukan masalah pengurangan karbohidratlah yang harus dilakukan oleh pengidap diabetes, melainkan bagaimana cara memilih karbohidrat yang baik dan tepat agar kadar gula darahnya tidak melonjak. Hal ini juga harus diiringi dengan pemilihan sumber makanan lain, yang tentunya tepat dan sesuai dengan kebutuhan si penderita diabetes. Oleh karena itu, pengidap diabetes sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada ahli gizi agar mendapatkan panduan makan yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

(Ketofastosis Indonesia)

Manfaat Diet Ketogenik

Manfaat Diet Ketogenik - Dalam banyak penelitian, diet ketogenik terbukti mampu membuat orang yang menderita diabetes kembali ke gula darah yang normal tanpa obat atau ketergantungan ketika menjauhkan diri dari makan karbohidrat / gula selama setahun. Diet ketogenik juga menurunkan trigliserida atau lemak darah, bahkan setelah makan makanan berlemak kadar trigliserida turun lebih dari 50 persen!

Manfaat Diet Ketogenik

Manfaat Diet Ketogenik
Manfaat Diet Ketogenik

Diet ketogenik juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah karena trigliserida bisa turun 51 persen (dibandingkan dengan diet rendah lemak hanya dapat mengurangi lemak darah ke 19 persen dan meningkatkan profil kolesterol secara keseluruhan). Bahkan, ada perbaikan dalam ukuran kolesterol LDL sehingga tidak menjadi kolesterol “buruk” dan kolesterol HDL yang dianggap baik meningkat secara signifikan pada diet ketogenik sangat rendah karbohidrat dibandingkan dengan diet rendah lemak (13% vs 1 % saja).

Disamping sebagai sumber energy, Keton juga memberikan banyak keuntungan untuk metabolism seperti :


  • Mempercepat peluruhan lemak sehingga menurunkan berat badan.
  • Memberikan energi/stamina yang lebih tahan lama dengan otot yang lebih kuat.
  • Otak menjadi lebih fokus.
  • Kesehatan saluran pencernaan meningkat.
  • Dan sedang dipelajari, peran keton dalam memperpanjang umur dengan menghambat penuaan yang diakibatkan oleh stres oksidatif, inflamasi dan radikal bebas.


Dengan semua keuntungan di atas, akan sangat baik jika tubuh kita bisa menghasilkan keton secara optimal atau dalam keadaan ketosis.

(Ketofastosis Indonesia)

Asal Usul Keton

Asal Usul Keton - Keton  berasal dari lemak jenuh yang akan teroksidasi di hati dalam bentuk asam lemak (fatty acid), dan hasil dari lemak yang tidak teroksidasi akan dikonversi menjadi keton, dalam bentuk AcAC atau asetoasetat dan β-hidroksibutirat, dimana Keton ini adalah sumber energi pengganti glukosa. Dalam otak manusia yang telah dibatasi asupan karbohidratnya, maka keton akan menggantikan glukosa sebagai sumber energi atau bahan bakar. Keton yang membuat manusia bisa bertahan hidup kepunahan.

Asal Usul Keton
Asal Usul Keton


Jaman dahulu jika manusia dalam masalah misal kelaparan, sulit untuk mendapatkan buruan atau makanan, otaknya bisa tetap aktif dengan menggunakan keton yang berasal dari lemak, meskipun tidak ada makanan atau asupan karbohidrat / gula.


(Ketofastosis Indonesia)

Karbohidrat vs Cadangan Lemak

Karbohidrat vs Cadangan Lemak  - KARBOHIDRAT (lebih dari sekedar bahan bakar, ini merupakan regulator ampuh) :

Tangki penyimpanan (storage) di dalam tubuh terbatas, sehingga ketika kita mencerna karbohidrat & menyerap gula, tubuh dipaksa untuk memprioritaskan membakar gula yang sekaligus merusak akses ke penggunaan lemak.

Karbo Vs Lemak
Karbo Vs Lemak



LEMAK , Mengunci orang ke dalam “storage mode”. Efeknya jadi mengantuk, malas bergerak, dsb.
Besarnya komsumsi karbohidrat mempengaruhi kesehatan.

Kalori dari lemak bisa disimpan lebih banyak dari tangki karbohidrat, kapasitas tangkinya puluhan kali atau bahkan ratusan kali lipat lebih banyak (bagi mereka yang kelebihan berat badan).
Mengunci orang ke dalam “safe mode”. Efeknya energi yang tersimpan lebih banyak sehingga lebih segar dan bertenaga.

Metabolisme Glukosa

metabolisme-glukosaSemua karbohidrat yang kita makan akan diubah menjadi glukosa dalam darah. Glukosa yang dihasilkan dari karbohidrat adalah puluhan kali lipat dibandingkan dengan gula dalam darah yang hanya 1-2 sendok makan dalam 5-6 liter darah.

Peningkatan gula darah berbahaya, karena tubuh akan mengerahkan hormon insulin untuk menurunkannya.


Efek Kelebihan Karbohidrat / Glukosa

efek-kelebihan-karbohidrat-atau-glukosaInsulin mengarahkan karbohidrat yang telah menjadi glukosa ke dalam tangki penampungan yang disebut glycogen dalam otot dan hati.

Tapi bagi mereka yang makan karbohidrat / gula berlebihabn setiap hari selama bertahun-tahun, maka akan metabolismenya akan terganggu, karena tangki glikogen di hati dapat menampung glukosa hanya 100g saja, sehingga sisa glukosa diubah menjadi lemak jenuh / trigliserida (lipogenesis) dan diarahkan ke tangki penyimpanan lemak dalam tubuh.

Lipogenesis adalah pembuatan lemak jenuh atau trigliserida dari glukosa. Kemudian lemak jenuh dikemas dengan VLDL kolesterol dan ditransportasi ke dalam aliran darah.

Unjung dari metabolisme yang tidak optimal akan menyebabkan penyakit peredaran darah atau jantung, kelebihan berat badan atau obesitas, dan diabetes tipe 2.

Jika Anda terus menerus makan karbohidrat dalam jumlah tinggi saat hormon insulin sudah bermasalah (hiperinsulinemia dan resistant), maka lemaka akan menumpuk dalam tangki, tubuh menjadi gemuk atau kurus tapi gula darah tinggi dan fatty liver. Maka akan berisiko obesitas, diabetes, dan serangan jantung.

efek-metabolisme-glukosaKetika kita makan karbohidrat, gula darah akan meningkat & akan berusaha diturunkan oleh insulin. Setelah aksi insulin, gula darah akan turun bahkan cenderung rendah. Itu membuat orang jadi lemah dan ingin kembali makan atau mengemil yang manis-manis. Insulin mendistribusikan glukosa dari hasil pencernaan karbohidrat untuk sel-sel tubuh seperti otak dan otot untuk segera dibakar atau disimpan. Lebih buruk lagi, selama tingkat insulin yang tinggi dalam tubuh, lemak tidak digunakan. Pembakaran lemak akan berhenti dan oksidasi lemak akan terganggu. Lemak akan disimpan, dan makin lama akan makin menumpuk.

Metabolisme Lemak – Cara Yang Paling Optimal

metabolisme-lemak“Metabolisme lemak” akan menghasilkan keton bukan glukosa dan menyebabkan penurunan ROS dalam proses pembakaran energi dalam mitokondria dalam sel. Menjadi pembakar lemak berarti mengurangi risiko terganggunya metabolism, kelebihan berat badan an menghindari diabetes. Tubuh menjadi lebih fit dan aktif!

Dewasa ini, dunia atlet performa tinggi juga mengambil keuntungan dari diet ketogenik dengan lemak dan keton untuk pencapaian prestasi yang maksimal. Atlet yang masih memakai bahan bakar karbohidrat (karbohidrat-loading) tenaganya akan cepat habis karena kapasitas tangki gula kecil dibandingkan tangki lemak. Jadi untuk menjadi pembakar lemak kita harus mengurangi konsumsi karbohidrat, termasuk gula.



(Ketofastosis Indonesia)

Kenapa harus ada pembatasan karbohidrat dalam Diet Ketogenik?

Kenapa harus ada pembatasan karbohidrat dalam Diet Ketogenik? - Ketika makanan yang mengandung karbohidrat (segala bentuk gula, dan pati) dicerna, mereka akan diubah menjadi GULA DARAH di dalam tubuh. Makin banyak karbohidrat yang kita makan, makin besar nilai gula darah. Gula darah yang tinggi dalam tubuh adalah RACUN untuk tubuh. Memang gula darah yang telah di proses dalam liver di gunakan atau dipecah sebagai sumber energi atau “bahan bakar” oleh kebanyakan orang di jaman ini.

Pembatasan Karbohidrat
Pembatasan Karbohidrat


Mengurangi karbohidrat akan mengurangi level GULA DARAH yang akan menyebabkan berpindahnya jalur biokimia dari tubuh menggunakan glucose (gula darah) menjadi menggunakan metabolisme LEMAK. Saat itulah tubuh akan menjadi Ketosis. Dan saat tubuh sudah berhasil menggunakam lemak sebagai sumber energi, akan banyak efek positip yang didapat. Diet Keto baik untuk metabolisme tubuh, efisien energi, penurunan berat badan/weight loss, dan mengatasi bahkan mengurangi asam lambung naik, sendi pegal, juga untuk penyakit metabolisme lainnya terutama diabetes, epilepsi dan kanker.


Profesor Dr Jeff Volek telah mempelajari selama 15 tahun tentang bagaimana dampak dari pembatasan karbohidrat pada manusia. Beliau menjelaskan tentang diet ketogenik seperti yang dikupas di bawah ini.

(Ketofastosis Indonesia)

Sejarah Diet Ketogenik

Sejarah Diet Ketogenik -  Pola makan Ketogenik sama dengan terapi yang membatasi kalori, terapi seperti ini sudah ada sejak jaman Hippocrates, semua berangkat dari pengobatan untuk penderita Epilepsi. Pemberian nama Ketogenik itu baru dimulai sekitar tahun 1920 oleh duo Dokter Prancis.

Sejarah Diet Ketogenik

Sejarah Diet Ketogenik
Sejarah Diet Ketogenik

Namanya Ketogenik, tapi rasio makannya tinggi lemak, tinggi protein dan pembatasan Karbo. Kemudian dijadikan guidelines diet untuk penderita Diabetes sebelum ditemukannya Suntik Insulin. Tapi setelah ditemukannya suntik insulin, panduan pola makan itu hilang. Kemudian pola makan jenis ini (pembatasan kalori) dilanjutkan oleh Dr.Atkins untuk menurunkan berat badan, kemudian muncul juga Diet Mayo.

Pola makan ini sempat tenggelam akibat fitnah yang menyebutkan Saturated Fat adalah penyebab penyakit Jantung. Namun seiring berjalan waktu, hal itu terbukti tidak benar. Ketogenic muncul kembali ke permukaan setelah tidak sengaja NBC tahun 90-an menayangkan kisah tentang kesembuhan Charlie, seorang anak penderita Epilepsi yang bisa kejang ribuan kali setiap harinya. Charlie sembuh setelah dibawa ke John Hopkins Hospital yang memang terus melakukan research untuk penyembuhan Epilepsi dengan Ketogenic Diet. Ayah Charlie geram, kenapa ia baru tahu tentang Ketogenic Diet. Hal itulah yang mendorongnya mendirikan The Charlie Foundation untuk anak-anak penderita Epilepsi.

(Ketofastosis Indonesia)

Diet Ketogenik

Diet Ketogenik - Ini adalah diet komposisi yang bertujuan untuk mengubah kondisi metabolisme glukosa (gula/karbohidrat) menjadi metabolisme lemak (ketogenesis). Dimana tubuh akan menggunakan lemak sebagai bahan bakar utama untuk metabolisme, dan tidak lagi menggunakan glukosa/karbohidrat (glycolysis – Oxidative Phosphorylation).

Diet Ketogenik

Diet Ketogenik
Diet Ketogenik
Diet komposisi ini akan membuat sel-sel lemak ditubuh diproses / dirubah menjadi sumber energi (lipolysis) dalam bentuk “Free Fatty Acid (FFA)” dan “Ketone Bodies (Ketone)”. Karena metabolisme lemak ini membutuhkan proses Respirasi (oksigen tinggi) untuk menghasilkan energi dari FFA dan Ketone yang beredar ditubuh, maka hanya sel normal / sehat (mithocondria sempurna) saja yang dapat menggunakan FFA dan Ketone sebagai sumber energi untuk metabolisme (Beta-Oxidation)

Dengan demikian sel-sel abnormal seperti sel kanker, sel terinfeksi (virus), sel rusak / menua, dan pathogen (bakteri, parasit, fungal/jamur) akan kehilangan sumber energi utama mereka yaitu glukosa, dan akan tereliminasi / terseleksi dengan Ketogenic Diet ini (Cellular Level Natural Selection)

Untuk sel kanker (CA) dan sel terinfeksi (virus/pathogen), metabolisme glukosa (glycolysis) adalah merupakan kunci utama kemampuan mereka untuk berkembang (proliferasi, metastasis & angiogenesis). Tanpa sumber glukosa yang cukup mereka akan mengalami kelaparan (stress) dan dalam beberapa jenis sel kanker dapat beralih ke sumber Glutamine (glutaminolysis) untuk memperoleh sumber energi pengganti sebagai bahan bakar metabolismenya (Glutaminolysis).Sehingga dalam aplikasi Ketogenic Diet ini bagi penderita Kanker atau Infeksi Virus / Patogen, juga harus membatasi jumlah asupan sumber protein nya (max. 0,8g – 1,2g per Kg massa otot kering / lean body mass). Sumber protein yang disarankan adalah sumber protein yang rendah Glutamine seperti ikan.

Diet Ketogenik
Diet Ketogenik

Sel kanker adalah sel yang memiliki cacat pada Mithocondria sel nya, sehingga sel tersebut tidak bisa menggunakan Lemak (ketone) untuk metabolismenya. Hal ini merupakan fundamental dasar dari segala jenis sel malignant (cancer), yang hanya bisa menggunakan glukosa dan melakukan fermentasi untuk menghasilkan asam laktat, dalam kondisi oksigen rendah maupun tinggi (Wikipedia – Warburg Effect)

Hal ini pun menjadi dasar untuk pendeteksian lokasi sel kanker pada dunia medis, seperti pada diagnosis melalui PET SCAN yang menggunakan solusi cairan Glukosa dengan label Radioaktif (2-F-2-Deoxyglucose / FDG), untuk melihat lokasi akumulasi dari cairan tersebut di tubuh (penanda lokasi sel kanker).

Dalam i-KetoFast™, Ketogenic Diet adalah diet komposisi makanan yg mengatur apa yang dimakan pada jam makan setelah puasa IF. Contoh untuk puasa IF 16 jam (jam 8 malam hingga jam 12 siang esoknya) berarti mengatur apa yang dimakan antara jam 12 siang (makan siang) hingga jam 7.30 malam (mulai makan malam dan berhenti jam 8 malam).

Komposisi makanan dalam Ketogenic Diet berpatokan dengan rumus sebagai berikut : 75% – 80% Lemak : 15% – 20% Protein : 5% – 10% Karbohidrat (dibawah 10 gram – 20 gram / hari). Konsumsi karbohidrat lebih dari 50 gram / hari, akan otomatis membatalkan ketosis (metabolisme lemak) yang sedang berlangsung.

Dalam Ketogenic Diet umum (Universal) semua sumber Hewani diperbolehkan (kecuali yang Haram bagi Muslim), ini termasuk lemak yang terkandung dalam sumber Hewani tersebut. Dan untuk sumber Nabati, sangat terbatas yang bisa dikonsumsi. Hanya terbatas pada sayuran berdaun (Tinggi Serat / Fiber) dan tidak bertepung (non starchy vegetables). Untuk pemilihan buah pun sangat terbatas jenisnya dan sedikit jumlah konsumsi perharinya, karena kandungan gula buah (fructose) yang dapat memicu kenaikan tingkat gula darah lebih cepat dibanding glukosa.

Selalu berpatokan dengan daftar “Sayuran Ketogenic” dan “Buah Ketogenic” sebagai acuan, dan hindari semua sumber Nabati diluar daftar tersebut. Pada setiap daftar tersebut juga memiliki takaran saji maksimum yang boleh dikonsumsi dalam 1 hari. Konsumsi lebih dari batas maksimum pada daftar tersebut akan meningkatkan resiko kenaikan hormon insulin, yang akan membatalkan kondisi Ketosis (metabolisme lemak) dan memberikan efek buruk bagi asupan lemak yang telah dikonsumsi sebelumnya.

Metode Diet Konvensional (umum)
Karbohidrat 60% – 70% : Protein 25% – 30% : Lemak 10% – 15%
Metode Diet Ketogenic
Karbohidrat 5% – 10% : Protein 15% – 20% : Lemak 75% – 80%
Metode Diet Ketogenic (Therapeutic/Cancer)
Karbohidrat 2% – 5% : Protein 10% – 15% : Lemak 80% – 85%

* rasio persentase diatas dihitung dari total kalori sehari dan dikonversikan menjadi “gram” (Lemak = 9 kalori/g ; Protein = 4 kalori/g ; Karbohidrat = 4 kalori/g

* Untuk metode diet ketogenic kanker / infeksi, pemilihan sumber protein dibatasi pada sumber protein rendah Glutamine seperti pada ikan, seafood dan unggas.

Immunator Honey® & Counseling

Immunator Honey® merupakan supplementasi yg digunakan dalam program i-KetoFast™, yang bertujuan untuk meningkatkan metabolisme dan membuat sistem immune aktif menjaga tubuh dari segala ancaman eksternal maupun internal.

Immunator Honey® sangat menunjang dalam program ini, karena akan mencegah penurunan metabolisme dari efek pembatasan kalori (calorie restriction) yang terjadi secara alami.

Immunator Honey® juga akan mencegah proses katabolisme pada massa otot (lean mass) dan justru akan meningkatkan kemampuan anabolik dari sel-sel normal dan sehat ditubuh untuk melakukan berbagai perbaikan dan regenerasi (Reverse Aging).

Dalam kombinasi Immunator Honey® dan Ketogenic Diet, tubuh akan melakukan seleksi sistemik terhadap seluruh sel-sel ditubuh secara optimal. Seluruh sel-sel yang memiliki cacat pada mithocondria seperti sel kanker dan sel terinfeksi, akan dengan mudah tersingkirkan (eliminasi) melalui proses immuno-editing (seleksi melalui antigen dipermukaan sel kanker / terinfeksi) dan starvation (seleksi melalui metabolisme lemak). http://en.m.wikipedia.org/wiki/Immunoediting

Killing Cancer Cells by Starving Them of Sugar

Dalam program i-KetoFast™, konsumsi dari Immunator Honey® bisa dilakukan saat jam puasa IF maupun saat jam makan. Dan disarankan untuk mengkonsumsi minimal 2x – 3x sehari dengan volume 1/2 sendok teh. Dosis dan frekuensi dari supplementasi Immunator Honey® dapat ditingkatkan lagi untuk tujuan pengobatan (therapeutic) atau jika sedang dalam proses penyembuhan (recovery), contohnya 4x – 6x sehari dengan volume 1/2 sendok teh. Disarankan untuk mengkombinasikan Immunator Honey® dengan VCO (Virgin Coconut Oil) disaat mengkonsumsinya

Contoh untuk puasa IF 16 jam (jam 8 malam hingga jam 12 siang esoknya), maka dengan dosis 3x sehari, Immunator Honey® dikonsumsi pada jam 7 pagi, jam 12 siang dan jam 7 malam.

(Ketofastosis Indonesia)

Apa itu Ketofastosis?

Apa itu Ketofastosis? - Ketofastosis (KF) adalah perpaduan antara diet Ketogenic dan Fastosis.

Apa itu Ketofastosis?

Fastosis kepanjangan dari “Fasting on Ketosis” yang berarti puasa dalam kondisi ketosis. Ketosis artinya suatu kondisi dimana liver manusia memproduksi Keton sebagai sumber energi pengganti glukosa yang digunakan oleh seluruh tubuh.

Apa itu Ketofastosis?
Apa itu Ketofastosis?


Hanya keton yang bisa menggantikan peran glukosa memberikan asupan energi ke otak.  Ketosis hanya terjadi apabila tidak ada lagi asupan karbohidrat dan glukosa ke tubuh.


Intermittent Fasting (IF)

Ini adalah puasa 16 jam hingga 23 jam (hanya minum air, kopi atau teh tanpa gula / hanya menggunakan gula subtitusi non kalori), yg bertujuan utk memicu proses ketogenesis saat semua cadangan karbohidrat (glycogen) ditubuh dan liver telah habis (metabolisme lemak), meningkatkan respon sistem immune, mempercepat detoxifikasi dan memberi kesempatan perbaikan (rejuvenasi) terhadap seluruh sel2 ditubuh (Reverse Aging).

Puasa ini dimulai dengan puasa 16 jam untuk 1 – 2 minggu pertama, lalu dilanjutkan puasa 18 jam untuk minggu berikutnya atau seterusnya. Pada level Advance, puasa bisa ditingkatkan hingga 20 jam setiap hari, atau 20 jam selama 6 hari dan 23 jam 1 hari dalam periode 1 minggu.

Contoh puasanya Intermittent Fasting (IF) ini dapat dimulai saat jam 8 malam (setelah makan malam) hingga jam 12 siang esoknya (saat jam makan siang), sehingga total puasa IF menjadi 16 jam. Pengaturan jam untuk memulai puasa IF bisa dirubah-rubah (flexible) sesuai dengan jadwal yang diinginkan, dengan mengacu terhadap total jam puasa IF yang tidak boleh dikurangi (minimal 16 jam).

Ketofastosis
Ketofastosis


Dalam puasa IF ini perlu dicatat bahwa tidak boleh ada sumber kalori (makanan/minuman) yang masuk dan bisa memicu respon insulin. Karena puasa IF ini bertujuan untuk menekan hormon insulin dan IGF-1. Lalu sebaliknya meningkatkan Hormon Glucagon dan HGH (Human Growth Hormones) yg menunjang proses metabolisme lemak (ketogenesis) serta memicu perbaikan dan regenerasi (rejuvenasi) secara menyeluruh ditubuh. Puasa IF juga akan memicu pelepasan dan pembersihan lemak dari berbagai jaringan ditubuh, untuk digunakan sebagai bahan bakar dalam metabolisme lemak.

Pengecualian seperti minuman kopi atau teh yang tidak menggunakan gula, atau menggunakan gula subtitusi tanpa kalori seperti Gula Stevia (stevi grow), Sucralose (diabetasol), Erythritol dan Inulin. Selama jam puasa IF disarankan untuk minum air putih minimal 2 liter sehari, dan sangat lebih baik jika bisa sampai 3 liter. Jenis Air Alkali (Contoh : 2 sdt Baking Soda + 1 liter air, Kangen Water atau Millagros) sangat disarankan dalam program i-KetoFast™ untuk membantu meningkatkan PH darah, dan juga menekan inflamasi yang mungkin terjadi ditubuh.

Puasa IF akan memberikan energi lebih bagi tubuh manusia untuk melakukan berbagai perbaikan (rejuvenation) di level sel (cellular), meningkatkan aktivitas sistem immune (immuno-editing, immune response), pembersihan sel-sel ditubuh (autophagy) dan memaksimalkan detoxifikasi racun-racun (impurities) yang berakumulasi ditubuh.


(Ketofastosis Indonesia)